Pilihan notebook dengan daya tarik desain dan performa yang seimbang tidak banyak tersedia di pasaran. Sony Vaio dengan produknya VPCSA26GG/T menghadirkan notebook yang secara performa garangnamun juga memiliki portabilitas yang tinggi.
Di antara jajaran notebook Sony, VAIO S Series merupakan produk yang memiliki sisi performa dan kinerja seimbang. Artinya, Anda mendapatkan notebook yang ringan dan kompak tanpa mengorbankan sisi performa.
Pada website resmi Sony kami melihat 2 varian di seri S 13 inci ini, yaitu seri SA dan seri SB. Perbedaan dari kedua seri ini terletak pada prosesor yang dipakai dan juga kartu grafis yang tertanam di dalamnya.
Pada VAIO VPC-SA26GG/T digunakan prosesor Intel Core i7-2620M 2,7 GHz dan chip grafis AMD Radeon HD6630M 1 GB yang terlihat sangat siap untuk aktivitas multimedia yang berat. Namun demi mengejar kinerja lebih lagi, VPC-SA ini juga dilengkapi Solid State Disk (SSD) merk Kingston berkapasitas 240 GB.
Dengan SSD, kami merasakan perbedaan yang sangat signifikan ketika memindahkan file maupun meng-install aplikasi. Waktu yang dibutuhkan dalam proses transfer data menjadi lebih cepat. Apabila kapasitas media penyimpanan data yang tersedia masih kurang, Anda dapat mengakalinya dengan membeli portable harddisk dengan koneksi USB 3.0. Ini karena sudah tersedia 1 buah port USB SuperSpeed untuk kemudahan Anda menyalin data.
Penggunaan SSD sebagai media penyimpanan juga membuat bobot VAIO VPC-SA ini menjadi lebih ringan. Ciri khas dari seri S yang ringan dan kompak terlihat dari desainnya yang tipis dan datar. Tidak adanya baterai eksternal (baterai tertanam di dalam), membuat tampilan VAIO VPC-SA benar2 datar dan tanpa “benjolan”. SA series juga menggunakan serat karbon pada cover lid-nya dan aluminium pada palmrest-nya. Cover lid yang terbuat dari serat karbon terasa sangat enteng ketika dibuka. Meskipun ringan, cover ini terasa ringkih karena mudah goyang hanya karena goncangan kecil saja.
Beralih ke sisi interior, desainnya dibuat berpola secara keseluruhan. Area touchpad pun tak luput dari pola yang sama dengan sekelilingnya sementara area keyboard dibuat agak menjorok ke dalam. Beberapa tombol shortcut juga disediakan di sini, contohnya saklar (switch) untuk mengubah performa notebook dari modus Stamina ke Speed. Anda dapat dengan mudah mengubah kartu grafis mana yang dipakai sesuai kebutuhan dan tentunya untuk menghemat daya baterai.
Tombol shortcut Assist yang tersedia berfungsi untuk melakukan tuning terhadap notebook, sehingga Anda tidak perlu meng-install aplikasi pihak ketiga demi merawat notebook Anda.
(Rizky Iskandar)
****
Pada dasarnya VAIO sudah terlanjur terkenal dengan desainnya yang bergaya. Namun seri VPC-SA26GG/T ini juga mengusung spesifikasi premium dengan dapur pacu Core i7. Dengan kombinasi desain menarik, fasilitas mumpuni, dan unjuk kerja apik, tidak mengherankan bila harganya mencapai hampir Rp17 juta. Sepertinya notebook ini memang ditujukan untuk pengguna kelas atas yang menekankan tampilan stylish dari notebook.
Hasil Uji
Dari hasil uji PCMark Vantage, perbedaan antara VAIO VPC-SA26GG/T dan Dell XPS 15Z terlihat sangat jauh, hampir 2x lipat. Selain itu penggunaan daya baterai VAIO terbilang boros untuk notebook 13 inci. Untungnya telah disediakan aksesoris baterai tambahan yang dapat dipasang pada dock di bawahnya (dijual terpisah).
Rp16.999.000
* Sony Indonesia, (021) 2994-8800/8888; Minggu ketiga Oktober 2011
Di antara jajaran notebook Sony, VAIO S Series merupakan produk yang memiliki sisi performa dan kinerja seimbang. Artinya, Anda mendapatkan notebook yang ringan dan kompak tanpa mengorbankan sisi performa.
Pada website resmi Sony kami melihat 2 varian di seri S 13 inci ini, yaitu seri SA dan seri SB. Perbedaan dari kedua seri ini terletak pada prosesor yang dipakai dan juga kartu grafis yang tertanam di dalamnya.
Pada VAIO VPC-SA26GG/T digunakan prosesor Intel Core i7-2620M 2,7 GHz dan chip grafis AMD Radeon HD6630M 1 GB yang terlihat sangat siap untuk aktivitas multimedia yang berat. Namun demi mengejar kinerja lebih lagi, VPC-SA ini juga dilengkapi Solid State Disk (SSD) merk Kingston berkapasitas 240 GB.
Dengan SSD, kami merasakan perbedaan yang sangat signifikan ketika memindahkan file maupun meng-install aplikasi. Waktu yang dibutuhkan dalam proses transfer data menjadi lebih cepat. Apabila kapasitas media penyimpanan data yang tersedia masih kurang, Anda dapat mengakalinya dengan membeli portable harddisk dengan koneksi USB 3.0. Ini karena sudah tersedia 1 buah port USB SuperSpeed untuk kemudahan Anda menyalin data.
Penggunaan SSD sebagai media penyimpanan juga membuat bobot VAIO VPC-SA ini menjadi lebih ringan. Ciri khas dari seri S yang ringan dan kompak terlihat dari desainnya yang tipis dan datar. Tidak adanya baterai eksternal (baterai tertanam di dalam), membuat tampilan VAIO VPC-SA benar2 datar dan tanpa “benjolan”. SA series juga menggunakan serat karbon pada cover lid-nya dan aluminium pada palmrest-nya. Cover lid yang terbuat dari serat karbon terasa sangat enteng ketika dibuka. Meskipun ringan, cover ini terasa ringkih karena mudah goyang hanya karena goncangan kecil saja.
Beralih ke sisi interior, desainnya dibuat berpola secara keseluruhan. Area touchpad pun tak luput dari pola yang sama dengan sekelilingnya sementara area keyboard dibuat agak menjorok ke dalam. Beberapa tombol shortcut juga disediakan di sini, contohnya saklar (switch) untuk mengubah performa notebook dari modus Stamina ke Speed. Anda dapat dengan mudah mengubah kartu grafis mana yang dipakai sesuai kebutuhan dan tentunya untuk menghemat daya baterai.
Tombol shortcut Assist yang tersedia berfungsi untuk melakukan tuning terhadap notebook, sehingga Anda tidak perlu meng-install aplikasi pihak ketiga demi merawat notebook Anda.
(Rizky Iskandar)
****
Pada dasarnya VAIO sudah terlanjur terkenal dengan desainnya yang bergaya. Namun seri VPC-SA26GG/T ini juga mengusung spesifikasi premium dengan dapur pacu Core i7. Dengan kombinasi desain menarik, fasilitas mumpuni, dan unjuk kerja apik, tidak mengherankan bila harganya mencapai hampir Rp17 juta. Sepertinya notebook ini memang ditujukan untuk pengguna kelas atas yang menekankan tampilan stylish dari notebook.
Hasil Uji
Dari hasil uji PCMark Vantage, perbedaan antara VAIO VPC-SA26GG/T dan Dell XPS 15Z terlihat sangat jauh, hampir 2x lipat. Selain itu penggunaan daya baterai VAIO terbilang boros untuk notebook 13 inci. Untungnya telah disediakan aksesoris baterai tambahan yang dapat dipasang pada dock di bawahnya (dijual terpisah).
Rp16.999.000
* Sony Indonesia, (021) 2994-8800/8888; Minggu ketiga Oktober 2011








0 komentar:
Posting Komentar